Subscribe Dengan Account Google untuk mendapatkan update info terbaru dari property145.com
6 Jenis Diffuser Aromaterapi dan Kegunaannya

Semenjak pemberlakuan wfh (work from home) aktivitas menjadi lebih sering dilakukan dirumah. Untuk mengatasi rasa jenuh pada ruangan dibutuhkan suatu wangi-wangian yang menyegarkan dan cocok untuk refleksi diri. Muncul tren penggunaan diffuser dan minyak aromaterapi pada ruangan.

Sebenarnya apa sih diffuser itu?

Diffuser merupakan alat yang digunakan untuk mengubah cairan atau minyak esensial dari aromaterapi menjadi uap yang menyebar di dalam ruangan. Perlu diketahui bahwa diffuser berbeda dengan dehumidifier dan humidifier. Diffuser lebih menekankan pada fungsinya sebagai pembersih udara dan relaksasi.

Saat ini diffuser banyak diburu oleh para pembeli online. Jenis diffuser juga bermacam-macam, inovasi ini terus berlanjut sampai dengan menghasilkan berbagai bentuk diffuser unik. Bentuknya yang unik menambah daya tarik konsumen karena dapat memberikan nilai estetika pada ruangan, disamping fungsinya yang juga esensial.

Kegunaan Diffuser

Lebih detailnya, diffuser dapat digunakan sebagai relaksasi dan untuk melancarkan pernapasan, hal tersebut karena adanya kandungan minyak astiri pada aromaterapi. Kandungan pada minyak astiri diketahui dapat mengurangi penyumbatan dan peradangan pada pernafasan.

Minyak atsiri atau minyak esensial madalah senyawa yang diekstrak dari bagian tumbuhan dan diperoleh melalui proses distilasi atau penyulingan. Misalnya dari kelopak bunga, daun, dan kulit kayu. Minyak Astiri biasanya dihasilkan dari cengkeh atau nilam. Namun, tidak jarang juga yang berasal dari pohon cendana, pohon vanila, dan aneka bunga yang memiliki aroma harum.

Jenis-Jenis Diffuser

Ternyata diffuser juga bermacam-macam loh... sesuai dengan fungsi dan kegunaannya. Yuk ketahui lebih lanjut, apa saja sih jenis-jenis dari diffuser?

1. Candle Diffuser

Candle Diffuser // Foto : www.amazon.fr

Yang pertama adalah candle diffuser atau diffuser lilin. Diffuser jenis ini merupakan yang paling tradisional diantara jenis diffuser lainnya, mudah ditemukan dan juga memiliki harga yang terbilang terjangkau. Cara menggunakannya adalah dengan meneteskan minyak esensial dan air pada wadah diffuser. Cara kerja candle diffuser yaitu memanfaatkan suhu panas untuk menghasilkan uap aromaterapi.

2. Ceramic Diffuser

Diffuser Keramik // Foto : alibaba.com

Sesuai dengan namanya, diffuser keramik terbuat dari keramik atau tanah liat. Cara kerja alat ini adalah dengan memanfaatkan gelombang suara elektronik untuk mengubah cairan minyak esensial menjadi uap aromaterapi. Cara menggunakannya juga cukup mudah, hanya dengan meneteskan minyak esensial ke dalam diffuser, kemudian secara otomatis diffuser akan menghasilkan aromaterapi yang menyebar diudara.

3. Reed Diffuser

Reed Diffuser // Foto : tokopedia bykuno

Selanjutnya, ada juga yang dikenal dengan reed diffuser. Berbeda dari lainnya, reed diffuser memanfaatkan batang rotan dan tidak menggunakan suhu panas atau listrik. Batang rotan diketahui memiliki daya serap yang baik terhadap minyak esensial yang kemudian akan melepaskan aromaterapi ke udara. Batang rotan yang diletakan pada botol juga menambah nilai estetika karena terbilang unik.

4. Electric Diffuser

Electric Diffuser // Foto : Francesca Rea

Pada electric diffuser tidak menggunakan energi panas, melainkan memanfaatkan kipas listrik yang ada di dalam diffuser. Kipas tersebut dapat menciptakan uap aroma terapi dan menyebarkannya ke udara. Sebelum itu, kamu perlu meneteskan minyak esensial ke dalam air dan letakan pada wadah electric diffuser.

5. Nebulizer Diffuser

Nebulizer Diffuser // Foto : suarasalatiga.com

Alat yang satu ini bentuknya berbeda dari yang lain dan cukup unik. Nebulizer diffuser sangat cocok digunakan pada area ruangan yang besar karena kemampuannya yang dapat menyebarkan aromaterapi secara lebih luas. Diffuser ini bekerja dengan cara memecah minyak esensial menjadi molekul-molekul yang sangat kecil untuk selanjutnya disebarkan pada ruangan.

6. Ultrasonic Diffuser

Ultrasonic Diffuser // Foto : perfectlynaturalsoap.com

Terakhir, Ultrasonic diffuser yang dapat bekerja secara otomatis. Diffuser jenis ini memiliki kemampuan untuk mengontrol kadar minyak yang akan disebarkan ke udara dan dapat mati secara otomatis. Cara kerjanya adalah dengan membuat kabut halus yang ringan dilepaskan di udara. Biasanya diffuser jenis ini digunakan untuk kelembaban ruangan agar tidak terlalu kering.

Setelah mengetahui kegunaan dan jenis-jenis diffuser, kira-kira apakah jenis diffuser yang paling menarik perhatian kamu?

Yuk baca juga artikel lainnya :

Anda Juga Mungkin Menyukai Beberapa Artikel Ini