Subscribe Dengan Account Google untuk mendapatkan update info terbaru dari property145.com
Cara Mengoverlay Peta RTRW dengan Penggunaan Lahan

Tujuan dari dilakukannya overlay antara peta RTRW dan penggunaan lahan adalah untuk mengetahui kesesuaian antara rencana tata ruang dengan kondisi eksisting yang ada. Dalam hal ini akan digunakan contoh penggunaan lahan Kabupaten Bekasi dengan RTRW Provinsi Jawa Barat. Keduanya menggunakan data shp tahun 2009 dan 2010, hal ini berdasarkan data yang tersedia di laman webgis.menlhk.go.id.

Tahap A : cara mendapatkan batas administrasi Kabupaten Bekasi

1. Pertama-tama akses Indonesia Geospatial Portal dengan link tanahair.indonesia.go.id untuk mendapatkan shp batas administrasi Kabupaten Bekasi. Login menggunakan akun yang sudah dibuat, jika belum memiliki akun maka dapat membuatnya terlebih dahulu.


tanahair.indonesia.go.id

2. Setelah Login, pilih Peta RBI Format.shp kemudian klik Per Wilayah. Selanjutnya cari daerah Kabupaten Bekasi, kemudian klik dan pilih 25k.


Sumber : Fidiyati, 2020

3. Buka Software GIS atau ArcGIS 10.5, lalu buka file penyimpanan dengan cara add file, kemudian pilih ADMINISTRASIDESA_AR_25K.shp


Sumber : Fidiyati, 2020

4. Untuk mendapatkan peta tutupan lahan dapat dilakukan dengan mengkases webgis.menlhk.go.id. Buka file Penutupan Lahan 2009 dengan memperhatikan tanda (+), kemudian pilih Jawa Barat.kml dan tunggu sampai proses download selesai.


webgis.kemenlhk,go.id

5. Pada ArcGIS tekan ctrl+f untuk menemukan pencarian, kemudian pilih KML to Layer (fungsinya adalah untuk merubah format KML agar bisa dibaca di GIS). Masukan file dari lokasi penyimpanan, klik open kemudian klik ok dan tunggu sampai proses convert KML to Layer selesai.


Sumber : Fidiyati, 2020

6. Tahap selanjutnya adalah mengganti categories dari penutup lahan dengan cara klik kanan, pilih properties, kemudian pilih symbology lalu klik Unique value. Pada value field ubah status menjadi Folder Path. Klik ok


Sumber : Fidiyati, 2020

7. Atur koordinat dengan cara klik kanan pada layes, kemudian pilih coordinate system lalu klik WGS 1984 World mercator. Klik ok


Sumber : Fidiyati, 2020

8. Selanjutnya proses clip, dengan cara buka Arc Toolbox, pilih clip. Masukan file yang akan diclip yaitu Penutup Lahan dengan Administrasi.


Sumber : Fidiyati, 2020

9. Tampilan data Penutup Lahan Tahun 2009 di Kabupaten Bekasi


Sumber : Fidiyati, 2020

Tahap B : cara mengoverlaykan data penutup lahan dengan RTRW

1. Buka GIS, masukan shp batas administrasi Kab. Bekasi, shp penutup lahan Kab. Bekasi, dan shp RTRW Provinsi Jawa Barat.


Sumber : Fidiyati, 2020

2. Untuk memperoleh data RTRW Kab. Bekasi maka dapat dilakukan dengan cara clip data antara shp batas administrasi Kab. Bekasi dengan RTRW Jawa Barat. Klik kanan pada geoprocessing kemudian pilih clip dan masukan datanya. Simpan hasil clip pada file penyimpanan dengan nama “RTRW Clip”.


Sumber : Fidiyati, 2020

3. Untuk melakukan analisis data maka perlu digabungkan antara data RTRW dengan penutup lahan Kab. Bekasi dengan menggunakan tools union. Masukan data RTRW clip dan Kab. Bekasi Clip pada Input Features dan pilih lokasi penyimpanan file, lalu klik Ok. Tunggu sampai proses union selesai.


Sumber : Fidiyati, 2020

4. Tahap selanjutnya adalah memberikan keterangan kesesuaian data, dengan cara klik kanan pada Kab. Bekasi Union, lalu buka open attribute table, kemudian pilih Add Field. Pada Add Field masukan Name : Keterangan dengan menggunakan Type : Text.


Sumber : Fidiyati, 2020

5. Untuk menulis pada keterangan perlu dilakukan start editing dengan cara klik kanan pada Kab. Bekasi union kemudian pilih Edit Features, lali klik Start Editing.


Sumber : Fidiyati, 2020

Buka kembali open attribute table dari Kab. Bekasi Union kemudian pada keterangan isi kesesuain data. Penutup lahan (FolderPath) mengacu pada data RTRW (NAMOBJ) dengan asumsi sebagai berikut :

Kategori sesuai, jika peruntukan data RTRW dengan Penutup Lahan sama. Belum Sesuai, jika peruntukan data pada penutup lahan masih bisa mengalami perubahan yang sesuai dengan RTRW. Tidak Sesuai, jika ada perbedaan yang tidak selaras antara peruntukan data pada RTRW dengan kondisi eksisting penutup lahan.


Sumber : Fidiyati, 2020

6. Setelah proses analisis selesai, selanjutnya adalah memunculkan hasil analisis tersebut. Dengan cara klik kanan pada properties, kemudian pilih symbology. Pada tools symbology, pilih Categories kemudian pada Value Filed ubah status menjadi keterangan dan klik Add All Values. Ubah warna keterangan, sesuai : hijau, kurang sesuai : kuning, dan tidak sesuai : merah. Setelah mengubah warna, selanjutnya klik Apply.


Berdasarkan proses overlay pada GIS dengan menggunakan data penutup lahan pada tahun 2009 dan data RTRW Povinsi Jawa Barat tahun 2010, diketahui Kab. Bekasi memiliki 3 kategori kesesuaian data yaitu sesuai, belum sesuai, dan kurang sesuai. Dengan luasan kesesuaian (Ha) sebagai berikut :

NoKeteranganLuas (Ha)
1Sesuai52022,79
2Belum Sesuai59254,29
3Tidak Sesuai16621,82
Total127898,90

Sumber : Fidiyati, 2020

Baca artikel lainya:

Anda Juga Mungkin Menyukai Beberapa Artikel Ini