Subscribe Dengan Account Google Jika Anda Ingin Membaca Artikel Tanpa Iklan
Makin Menarik Nih, XL Axiata dan Cloudera Kerja Sama

Saat ini data telah menjadi sumber penambangan baru selain batubara, emas dan minyak. Dalam dunia digital data menjadi sesuatu yang mahal, karena dengan data kita bisa menciptakan bisnis baru, menganalisis potensi ekonomi dimasa depan, menyadiakan informasi dari waktu ke waktu dan juga masih banyak hal lainya.

Demikian juga dalam industri telekomunikasi data menjadi sesuatu yang bernilai emas, karena sebagian besar bisnis di bidang telekomunikasi bersumber dari data. Data yang telah diolah bisa meningkatkan pertumbuhan bisnis perusahaan, riset-riset perusahaanpun di buat bersumber dari data.

PT XL Axiata Tbk menjalin kerja sama dengan Cloudera Inc, perusahaan penyedia data cloud untuk enterprise, untuk meningkatkan penggunaan data analitik untuk memaksimalkan kinerja bisnis. Dengan memanfaatkan platform manajemen data cloud-agnostic Cloudera, manajemen XL Axiata berharap dapat menggunakan teknologi data, analitik, machine learning (ML), dan artificial intelligent (AI), untuk mendapatkan gambaran menyeluruh 360 derajat mengenai pelanggan.

Penggunaannya juga bertujuan untuk mengurangi churn, meningkatkan kinerja jaringan, dan mendorong inovasi. Langkah ini sebagai bagian dari transformasi digital yang terus dipacu oleh manajemen XL Axiata. Director & Chief Commercial Officer XL Axiata David Arcelus mengatakan, XL Axiata memiliki visi menjadi penyedia konektivitas data yang paling dipilih oleh pengguna di Indonesia dengan integritas yang tinggi.

Dengan teknologi dari Unscrambl dan platform Cloudera, kini, XL Axiata dapat mengelola data secara lebih efektif, di mana pengguna (user) yang paling nonteknis sekali pun bisa mengakses data dan menggali insight yang diperlukan untuk mengambil keputusan berbasis data secara cepat. “Kami berharap, kemitraan yang sangat strategis ini akan mampu mendorong kemajuan bisnis dan menghasilkan produk dan layanan yang lebih baik bagi pelanggan,” ujar David, dalam keterangannya, Senin (11/1) seperti dikutip dari investor.id.  

Baca juga : Mengenal library python tensor flow

Saat ini, XL Axiata mengandalkan Synapse, platform sharing di grup perusahaan, untuk membangun kultur berbasis data. Fitur kunci di Synapse adalah QBO Insights, sebuah tool self-service conversational berbasis AI dari Unscrambl (partner Cloudera) yang ditenagai oleh platform Cloudera. Dengan tool tersebut, para pengguna platform bisa bertanya seputar bisnis (seperti revenue, jumlah pelanggan, penggunaan, dan konsumsi), serta segera mendapat data yang mereka butuhkan, kapan saja dan di mana saja.

Selain itu, tool itu mampu mengurangi ketergantungan kepada tim TI. Sistem  dapat digunakan hampir semua departemen yang membutuhkan data, sehingga menghasilkan single source of truth bagi keseluruhan organisasi. XL Axiata juga tak perlu berinvestasi lagi pada data stack yang baru, tapi cukup dengan memanfaatkan ekosistem yang sudah ada, dalam hal ini platform Cloudera dan menghadirkan data kepada lebih dari 100 user.

Tantangan Pandemi Membuat Perusahaan Harus Berinovasi

Dilansir dari Investor.id Country Manager Cloudera Indonesia Fanly Tanto menambahkan, terjadinya pandemi Covid-19 telah menyebabkan lonjakan layanan yang signifikan bagi seluruh operator telekomunikasi di Indonesia. Di tengah demand yang tinggi, tantangannya bagaimana lebih cepat menghasilkan produk dan layanan yang customer-centric dan menarik di tengah pembatasan sosial.

“Kami bangga dapat mendukung XL Axiata mencapai demokratisasi data melalui platform Cloudera yang mendukung analisis multi-function, aman, governed, sekaligus merupakan open platform yang menyajikan fleksibilitas dan skalabilitas yang tinggi,” tutur Fanly.

Solusi tersebut  telah mendorong XL Axiata senantiasa mengambil keputusan bisnis yang berdasarkan data dan insight-driven, sehingga lebih cepat menghasilkan produk dan layanan yang lebih disukai oleh para pengguna di Indonesia.

Baca artikel lainya :

sumber referensi : investor.id