Subscribe Dengan Account Google untuk mendapatkan update info terbaru dari property145.com
Mengenal Ukuran Buis Beton Yang Umum Digunakan

Buis beton adalah salah satu jenis material beton yang tersedia dalam bentuk siap pakai yang digunakan untuk pembangunan saluran air. Material beton yang satu ini biasanya digunakan untuk pembangunan gorong-gorong, saluran pembuangan air, hingga sistem drainase.

Buis beton masuk ke dalam kategori beton pracetak/precast. Dalam proses pembuatannya, rangkain besi dibuat berbentuk bulat sebagai penulangannya, biasanya menggunakan besi wiremesh dengan ukuran tertentu.

Berbagai ukuran buis beton akan bisa Anda pilih sesuai kebutuhan dalam membuat gorong-gorong atau saluran air.

Ukuran Umum Buis Beton

Buis beton adalah salah satu jenis material beton yang tersedia dalam bentuk siap pakai. Material ini biasanya digunakan untuk pembangunan:

  • Gorong-gorong
  • Saluran pembuangan air
  • Sistem drainase

Buis beton masuk ke dalam kategori beton pracetak/precast. Ketika berada dalam proses pembuatannya, rangkaian besi dibuat sedemikian rupa hingga berbentuk bulat sebagai penulangannya. Besi yang digunakan biasanya adalah jenis wiremesh dengan ukuran tertentu.

Untuk ukurannya, beton siap pakai ini akan dibedakan menjadi beberapa ukuran secara umum, yaitu:

TipeDiameterPanjangTebal
Tipe 120 cm100 cm2,5 cm
Tipe 230 cm100 cm3 cm
Tipe 340 cm100 cm4 cm
Tipe 450 cm100 cm4,5 cm
Tipe 560 cm100 cm6 cm
Tipe 680 cm50 cm8 cm
Tipe 7100 cm50 cm8 cm

Fungsi Buis Beton

Fungsi buis beton secara umum adalah untuk membantu proses pengaliran air. Beberapa fungsi buis beton adalah:
 

1. Penggunaan Buis Beton Untuk Sumur Resapan

Buis beton dapat digunakan untuk melapisi dinding tanah saat membuat sumur resapan. Benda ini akan menggantikan batu kali ataupun semen cor yang sebelumnya banyak digunakan ketika membuat sumur resapan ini.

Buis beton tentunya akan mempermudah pengerjaan sumur tanah dan menjadikan lebih hemat biaya.

2. Penggunaan Buis Beton Untuk Gorong-Gorong

Buis beton atau beton precast awalnya memang difungsikan untuk pembuatan gorong-gorong sebelum akhirnya difungsikan untuk hal lain.
 

3. Penggunaan Buis Beton Untuk Pengairan

Buis beton umumnya digunakan sebagai alat bantu dalam proses pengaliran air.

Jenis Buis Beton

Terdapat beberapa jenis buis beton. Berikut ini adalah penjabaran dari berbagai jenis dari buis beton:
 

1. Berdasarkan Bentuk

Pabrikan membuat buis beton precast dalam 2 bentuk yang bisa dipilih, yaitu bentuk lingkaran penuh dan buis beton 1/2 lingkaran. Perbedaan bentuk ini tentunya akan memiliki fungsinya masing-masing.

Buis beton dengan bentuk lingkaran penuh digunakan untuk pembangunan sumur resapan. Lalu untuk bentuk setengah lingkaran biasanya digunakan untuk drainase. Untuk skala yang lebih besar, buis berbentuk lingkaran penuh akan digunakan dalam pembuatan sistem drainase.
 

2. Berdasarkan Bahan yang Digunakan

Bahan yang digunakan dalam pembuatan buis beton adalah:

  • Concrete atau semen
  • Pasir

Buis beton tanpa menggunakan bahan tambahan pasir dianggap lebih kuat karena air tidak akan mudah masuk ke dalamnya. Sehingga buis beton jenis ini sering digunakan untuk pengairan ataupun untuk gorong-gorong. Sedangkan buis beton yang digunakan sebagai sumur resapan biasanya menggunakan jenis beton precast yang dibuat dari pasir.
 

3. Berdasarkan Penggunaan Rangka atau Tulangan

Buis beton yang menggunakan rangka baja (buis beton bertulang) memiliki daya tahan yang lebih kuat. 

Kelebihan dan Kekurangan

Setiap bahan konstruksi memiliki kelebihan dan kekurangan. Berikut di bawah ini kami jelaskan kelebihan penggunaan buis beton:

  • Pengerjaan menggunakan buis beton jauh lebih cepat dibandingkan jika menggunakan material saluran lainnya.
  • Penggunaan buis beton sebagai material untuk pembangunan drainase dipercaya lebih unggul daripada menggunakan batu kali. Hal ini dikarenakan buis beton  mempunyai kemampuan melindungi aliran air yang lebih baik dari pada menggunakan bahan lain.
  • Harganya lebih terjangkau dibandingkan dengan concrete pipe. Dan buis beton jauh lebih hemat dari pada menggunakan batu kali. 

Sedangkan kekurangannya yaitu terlalu ringkih sehingga lebih mudah hancur dibandingkan U-ditch yang memang memiliki kualitas yang jauh berbeda.

Baca artikel lainya :

*** artikel ini dirangkum dari berbagai sumber

Anda Juga Mungkin Menyukai Beberapa Artikel Ini