Subscribe Dengan Account Google Jika Anda Ingin Membaca Artikel Tanpa Iklan
Menikmati Masa Pensiun Tanpa Utang, Mungkinkah ?

Salah satu masa yang menegangkan menurut Saya adalah masa pensiun, seperti apa nanti saat pensiun, apa yang akan terjadi saat saya pensiun. Hidup bahagiakah atau masih disbukan dengan urusan-urusan dunia yang melelahkan dan tak ada ujungnya.

Banyak di antara Anda yang pasti sudah mulai mempersiapkan rencana pensiun mulai dari jauh-jauh hari. Anda mungkin sudah menempatkan investasi Anda di banyak instrumen investasi.

Berdasarkan hasil riset Aging Asia yang dilakukan oleh Manulife, dengan semakin panjangnya usia harapan hidup masyarakat Indonesia, maka jumlah dana yang harus disiapkan oleh pasangan suami istri untuk masa pensiunnya kelak rata-rata sebesar 25,8 tahun pengeluaran.

Namun, sebaiknya Anda menambah lagi 6-11 tahun pengeluaran dalam perencanaan pensiun, menjadi 31,8-36,8 tahun pengeluaran. "Dengan pertimbangan kemungkinan istri hidup lebih lama," kata Legowo Kusumonegoro, Advisor to Wealth and Asset Management Indonesia (WAM Indonesia) seperti dikutip dari kontan.com.

Manfaatkan gaji, THR dan bonus Anda untuk memenuhi kebutuhan tersebut. "Jika perlu, Anda bisa menambah penghasilan dari kerja sambilan selagi masih produktif," imbuh Legowo.

Gambaran diatas menurut pribadi Saya adalah gambaran ideal, untuk kamu yang masih berusia diumur 20-25 tahun, Namun ini tentunya jadi sebuah problem bagi kamu yang baru sadar finansial saat berumur 30-an seperti yang saya alami sekarang ini. Bisa dibilang ini masa yang sudah telat untuk merencanakan masa pensiun.

Namun teman-teman sahabat property145, jangan khawatir lebih baik kita mulai dari sekarang karena tidak ada kata terlambat untuk orang yang mau berjuang menggapai masa depan yang lebih baik. Sebenarnya di InsyaAlloh banyak hal-hal moment hebat yang menunggu kita, tugas kita saat ini adalah mempersiapkan diri sebaik mungkin agar saat kita ketemu moment yang tepat untuk melompat kita bisa langsung meraihnya.

Satuhal teman-teman yang perlu di ingat adalah tentang utang, baik utang produktif maupun non produktif. sebelum pensiun tiba, Anda harus memastikan sudah terbebas dari utang konsumtif. Utang konsumtif merupakan beban bagi cash flow.

Slanjutnya baca juga artikel berikut ini :

Lebih baik lagi bila Anda bisa mengurangi utang konsumtif sejak Anda masih produktif. Memiliki utang konsumtif, baik berupa utang kartu kredit, KTA, bahkan utang ke saudara atau teman, berarti mengurangi porsi uang yang bisa Anda sisihkan untuk investasi bagi masa pensiun. Karena "Utang konsumtif di masa produktif ini akan berdampak pada tingkat kesejahteraan Anda di masa pensiun kelak,"

Anda juga perlu ingat, jangan sampai tergoda meminjam uang saat sudah pensiun. Karena itu, pastikan Anda sudah merencanakan kebutuhan dana untuk masa depan.

Caranya, coba bayangkan, hidup seperti apa yang Anda inginkan saat pensiun. Apa Anda ingin sering berpelesir? Anda ingin tinggal di kota besar yang biaya hidupnya tinggi?

Dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan seperti itu, Anda akan punya bayangan seperti apa masa pensiun Anda kelak. Ini akan membantu Anda mempersiapkan pensiun lebih baik.

Pastikan juga agar Anda tidak lagi berutang menjelang pensiun. "Usahakan agar tidak ada cicilan kendaraan, ataupuan hal yang lain, setidaknya dua tahun jelang tanggal pensiun,

Tujuannya adalah agar Anda bisa benar-benar menyimpan dana secara maksimal dan mulai menyesuaikan gaya hidup. Jangan sampai Anda masih memiliki cicilan mobil di saat sudah pensiun.

Kebutuhan tempat tinggal juga harus dipikirkan, bahkan diutamakan. Ada baiknya Anda mempertimbangkan tinggal di rumah yang berukuran lebih kecil atau pindah ke daerah dengan biaya hidup yang lebih rendah.

Jangan lupa juga menyiapkan dana darurat. Walau sudah pensiun, Anda tetap harus punya dana darurat. 

Nantinya, dana ini bisa Anda gunakan untuk membiayai biaya rawat jalan atau konsultasi dokter dan obat-obatan yang tidak ditanggung oleh pihak asuransi dan BPJS Kesehatan. Selain itu, dana darurat juga bisa digunakan pula untuk memperbaiki rumah yang bocor, perawatan kendaraan, dan lain sebagainya.

Jika saat ini Anda sudah menjelang usia pensiun tapi biaya pensiun Anda belum cukup, terpaksa Anda harus mempertimbangkan peluang tetap bekerja usai pensiun. Salah satu pekerjaan yang mungkin bisa anda kerjakan yaitu menjadi sales properti freelance, menjadi konten kreator ataupun motivator. Namun sebaiknya semua ini dirintis saat anda masih produktif.

Salam sukses sahabat property145, tetap semangat dan jangan patah semangat untuk masa depan yang lebih baik.

Baca artikel lainya :

sumber referensi : kontan.com