Subscribe Dengan Account Google Jika Anda Ingin Membaca Artikel Tanpa Iklan
Pesona Taman Potret Kota Tangerang

Ruang terbuka hijau (RTH) merupakan ruang terbuka bervegetasi yang berada di kawasan perkotaan yang mempunyai fungsi antara lain sebagai area rekreasi, sosial budaya, estetika, fisik kota, ekologis dan memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi bagi manusia maupun bagi pengembangan kota (Dewiyanti 2009).

RTH dapat berbentuk hutan kota, taman kota, taman pemakaman umum, lapangan olahraga, jalur hijau, jalan raya, bantaran rel kereta api, dan bantaran sungai. Sebagai penyeimbang lingkungan diperlukan adanya Ruang Terbuka Hijau di Kelurahan Babakan, seperti Taman Potret, Taman Cikokol, Taman Bambu, dan Taman Bermain Skateboard. Taman menyimpan segudang manfaat untuk warga yaitu sebagai ruang rekreasi, wisata, edukasi, kreasi dan bersosialisasi.

Sumber : AboutTNG

Taman Potret, Taman Cikokol, dan Taman Bambu terletak berdekatan dengan Tangerang City Mall. Sementara Taman Skateboard dan Taman Burung Perak letaknya tidak jauh dari pusat pemerintahan Kota Tangerang.

Sumber : Amazing Indonesia

Taman Potret memiliki ciri khas keunikan desain taman dan spot-spot foto yang menarik sehingga dinamakan Taman Potret. Selanjutnya ada Taman Bambu, di taman ini seluruh ornamen taman menggunakan bambu sebagai pendukung visual arsitektural.

Sementara itu Taman Skateboard tampil dengan desain berbeda yang mengedepankan fungsi untuk bermain skateboard bagi anak-anak muda yang senang berkumpul dan berolahraga. Letak taman yang strategis berada di pusat kota membuatnya menjadi multi fungsi bagi lingkungan sekitarnya.

Adapun ditinjau berdasarkan fungsinya, ruang terbuka hijau memiliki dua fungsi yakni fungsi intrinsik dan ekstrinsik (Dirjentaru, 2008). Fungsi intrinsik terdiri atas fungsi ekologis, sedangkan fungsi ektrinsik meliputi fungsi sosial dan budaya, ekonomi, serta estetika.

Fungsi utama (intrinsik)

  • Memberi jaminan pengadaan RTH menjadi bagian dari sistem sirkulasi udara (paru-paru kota).
  • Pengatur iklim mikro agar sistem sirkulasi udara dan air secara alami dapat berlangsung lancar
  • Produsen oksigen
  • Penyerap air hujan
  • Penyedia habitat satwa (burung)
  • Penahan angin

Fungsi tambahan (ekstrinsik)

  • Fungsi Sosial dan Budaya:
  • Menggambarkan ekspresi budaya lokal
  • Merupakan media komunikasi warga kota
  • Tempat rekreasi
  • Wadah dan objek pendidikan, penelitian, dan pelatihan dalam mempelajari alam.

Fungsi Ekonomi dan Estetika

Secara ekonomi pengembangan sarana wisata hijau perkotaan yang dapat mendatangkan wisatawan/pengunjung dan ditinjau dari segi estetika RTH dapat meningkatkan nilai keindahan dan kenyamanan kota melalui keberadaan taman-taman kota, kebun-kebun bunga dan jalur-jalur hijau di jalan-jalan kota.

Ruang Terbuka Hijau (RTH) dalam hal ini yaitu Taman Potret, Taman Bambu, Taman Cikokol, Taman Burung Perak, dan Taman Skateboard berperan sebagai pusat interaksi, komunikasi masyarakat, wisata kuliner, dan sebagai paru - paru kota yang dapat menyegarkan kawasan tersebut.

Baca artikel lainya :