Subscribe Dengan Account Google untuk mendapatkan update info terbaru dari property145.com
Sebelum Bangun Rumah Yuks Ketahui Aturan Dasarnya

Membangun rumah tentunya perlu banyak persiapan, mulai dari kesiapan material, bahan bangunan, tukang dan juga perijinan pendirian bangunan. Hal yang biasanya perlu waktu lama adalah terkait IMB (ijin mendirikan bangunan).

Ngomong-ngomong tentang IMB tentunya salah satunya terkait dengan ijin pemanfaatan lahan yang akan kamu gunakan untuk mendirikan bangunan. Jangan lupa untuk tetap memperhatikan peraturan pemerintah dalam membangun rumah. 

Sebab, jika kamu mengabaikan bahkan melanggar peraturan pemerintah, bangunanmu bisa jadi akan disegel atau harus dirobohi lagi.

Agar tak mengalaminya, mari perhatikan aturan dasar apa saja perlu diketahui saat akan bangun rumah. 

Ketahui Dulu Fungsi dan Klasifikasi Bangunan

Bangunan memiliki fungsi dan klasifikasi tertentu yang diatur oleh Peraturan Pemerintah RI No 36 Tahun 2005. 

Berikut lima fungsi dan klasifikasi bangunan, yaitu:

1. Fungsi Hunian

Hunian mempunyai fungsi utama sebagai tempat tinggal, meliputi bangunan untuk rumah tinggal, rumah tinggal deret, rumah susun, dan rumah tinggal sementara.

Rumah tinggal sementara dapat berupa asrama dan mess. Bangunan fungsi hunian dalam wujud rumah, mempunyai kebutuhan minimal ruang yaitu terdiri dari fungsi publik, fungsi privat, dan fungsi servis.

2. Fungsi Keagamaan

Fungsi keagamaan mempunyai fungsi utama sebagai tempat manusia melakukan ibadah. 

Bangunan gedung fungsi keagamaan meliputi bangunan masjid, mushola, gereja kapel, pura,  vihara, dan kelenteng.

3. Fungsi Usaha

Fungsi usaha mempunyai fungsi utama sebagai tempat manusia melakukan usaha.

Bangunan gedung fungsi usaha antara lain perkantoran, peniagaan/perdagangan, perhotelan, perindustrian, pariwisata, terminal, dan tempat penyimpanan.

4. Fungsi Sosial Budaya

Bangunan gedung fungsi sosial budaya adalah bangunan yang mewadahi kegiatan dan meningkatkan nilai-nilai sosial dan budaya. 

Karakteristik pada bangunan ini adalah pengguna bangunan yang bersifat publik yang digunakan oleh masyarakat secara luas. 

5. Fungsi Khusus

Bangunan gedung fungsi khusus berfungsi sebagai tempat manusia melakukan kegiatan dengan kerahasiaan tinggi tingkat nasional.

Syarat-Syarat Mendirikan Bangunan 

Syarat untuk mendirikan sebuah bangunan terdapat pada peraturan pemerintah nomor 36 Tahun 2005. 

Namun, pendirian bangunan memiliki dua persyaratan, yakni persyaratan administratif dan persyaratan teknis.

Persyaratan Administratif Bangunan Gedung

Persyaratan administratif bangunan gedung mencakup status tanah, status kepemilikan, hingga kepastian hukum. Bangunan gedung yang didirikan harus memperoleh persetujuan dari pemerintah daerah dalam bentuk izin mendirikan bangunan gedung.

Persyaratan administrasi merupakan salah satu persyaratan dasar dari pembangunan. Setiap bangunan gedung harus memenuhi persyaratan administratif yang meliputi:

  • Status hak atas tanah, dan/atau izin pemanfaatan dari pemegang hak atas tanah;
  • Status kepemilikan bangunan gedung; dan
  • Izin mendirikan bangunan gedung.

Persyaratan Teknis Bangunan Gedung

Persyaratan teknis bangunan gedung terdiri dari enam hal utama, yaitu: 

1. Ketinggian Bangunan

Ketinggian maksimum yang dibolehkan di area tertentu suatu wilayah.

2. Koefisien Dasar Bangunan

Persentase perbandingan antara lantai dasar suatu bangunan dengan luas tanah.

3. Koefisien Daerah Hijau

Persentase perbandingan berupa area terbuka di luar bangunan untuk penghijauan.

4. Koefisien Lantai Bangunan

Persentase perbandingan luas seluruh lantai bangunan dengan luas lahan. Koefisien ini menghasilkan jumlah lantai maksimal yang diizinkan untuk bangunan tersebut.

5. Koefisien Tapak Basement

Persentase perbandingan luas basement dengan lahan yang dimiliki.

6. Garis Sempadan Bangunan

Kamu juga harus memerhatikan soal garis sempadan bangunan, alias pengaturan jarak antar suatu bangunan dengan bangunan yang lainnya. Jadi sederhananya sempadan merupakan jarak minimum bangunan dengan batas jalan, tepi sungai, dan tepi pantai.

Gaes jangan abaikan tentang syarat-syarat pendirian bangunan, ikuti aturan yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah setempat. Karena peraturan ijin mendirikan bangunan (IMB) di tiap daerah berbeda.

Baca artikel lainya :

*** artikel dirangkum dari berbagai sumber

Anda Juga Mungkin Menyukai Beberapa Artikel Ini