Subscribe Dengan Account Google untuk mendapatkan update info terbaru dari property145.com
Tips Agar Rumah Aman Dari Banjir

Banjir merupakan fenomena alam akibat dari ulah manusia yang dewasa ini kerap terjadi di Ibu Kota kita yaitu DKI Jakarta. Banjir memiliki banyak faktor penyebab seperti budaya buang sampah sembarangan, bermukim ditempat yang tidak seharusnya, minimnya pohon, dan masih banyak lagi. Bumi semakin tua dan jumlah penduduk bumi pun semakin bertambah, Untuk mengatasi bencana banjir yang lebih besar lagi maka perlu dilakukan tips-tips cerdas agar rumah kita aman dari banjir.

  1. Saluran Drainase
pict by jawaracorp

Di Indonesia kita mengenal drainase dengan istilah selokan/saluran air. Di dalam pengertiannya drainase merupakan saluran air yang terdiri dari air bersih dan air kotor. Air bersih berfungsi untuk menampung dan mengalirkan air hujan, sementara air kotor berfungsi untuk mengalirkan air sisa-sisa pembuangan limbah rumah tangga. Indonesia yang notabennya merupakan negara berkembang, mayoritas permukiman hanya terdapat saluran air kotor. Sebenarnya adanya saluran air kotor ini sudah cukup untuk meminimalisir terjadinya luapan air saat hujan tiba.

baca juga : Simulasi Perhitungan KPR

Namun, dibeberapa permukiman masih banyak yang mengabaikan adanya drainase sehingga ketika hujan tiba bukan tidak mungkin akan terjadi banjir. Misalnya saja di DKI Jakarta, masih banyak permukiman disepanjang bantaran sungai dan juga rel kereta, seperti foto dibawah ini yang diambil ketika melintasi kawasan sepenjang rel kereta Duri-Tanah Abang.

Tanah Abang

Permukiman yang dibangun secara tidak terkonsep maka cukup sulit untuk memiliki drainase, sementara drainase merupakan komponen penting di dalam pembangunan perumahan. Teman-teman yang sudah memiliki rumah atau baru berencana akan membangun rumah, yuk pastikan sudah ada rancangan pembangunan saluran air agar saat musim hujan tiba di halaman rumah Anda tidak terjadi banjir. Saluran drainase yang sehat untuk perumahan adalah drainase tertutup hal ini untuk meminimalisir bau dan penyakit.

2. Menanam Pohon

A raining nature landscape illustration by freepik.com

Pohon merupakan elemen utama yang sangat penting di dalam menangkal banjir. Sayangnya kini jumlah pohon semakin berkurang dan udara semakin kotor. Apabila di lingkungan atau rumah teman-teman masih terdapat lahan kosong maka tanam minimal 1 pohon untuk membantu penyerapan air. Jika lahan sudah sempit bahkan tidak ada lahan lagi yang kosong maka penanaman pohon dapat dilakukan ditaman-taman tingkat RW, Kelurahan, Kecamatan dan seterusnya sebagai penopang Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan penyuplai oksigen bagi kota.

Buat kamu yang sedang cari rumah baru dengan kawasan perumahan modern dan tentunya bebas banjir temukan di sini property145.com

3. Menyediakan Tempat Sampah

pict by freepik.com

Tidak dapat kita pungkiri bahwa Indonesia terkenal dengan budaya membuang sampah sembarangan. Salah satu penyebab banjir adalah "budaya buang sampah sembarangan" itu sendiri. DKI Jakarta terbagai atas permukiman terencana dan non terencana, dimana pada kawasan non terencana kita mudah sekali menemukan sampah dimana-mana. Oleh karena itu, budaya ini dapat diminimalisir setidaknya dengan menyediakan tempat sampah di tiap-tiap unit rumah yang nantinya disalurkan ke tps-tps yang lebih besar untuk diolah dan dimanfaatkan.

Yuk penuhi 3 hal paling crucial tersebut agar rumah Anda terhindar dari banjir. Budaya hidup sehat dengan lingkungan yang sehat (indah, bersih, dan nyaman) maka akan menghasilkan kota-kota yang liveable city. Banjir adalah persoalan kita Bersama yang harus kita selesaikan dengan bersama-sama pula, dimulai dari diri kita sendiri.

baca artikel lainya :

Anda Juga Mungkin Menyukai Beberapa Artikel Ini