Subscribe Dengan Account Google untuk mendapatkan update info terbaru dari property145.com
Tips Membangun Bisnis Kos-Kosan

Membangun bisnis kos-kosan menjadi tema yang selalu hangat untuk di bahas apalagi bagi kamu yang punya properti di dekat area kampus atau pun area pusat bisnis. Tentunya sebelum membangun bisnis kos-kosan kamu harus terlebih dahulu menentukan segmentasi pasar mana yang akan kamu fokuskan.

Dalam membangun hunian kos-kosan yang paling utama adalah standar kenyamanan, dibawah ini beberapa tips prinsip dasar membangun hunian kos-kosan :

1) Kamar tidur

Sesuai dengan stadar kenyamanan kamar tidur, pastikan ruangan ini mendapat sirkulasi udara dan pencahayaan yang baik. Ukuran ruangan minimal 2.5 m x 3 m dengan asumsi furnitur yang digunakan berupa 1 single bed, lemari pakaian dan meja belajar. Apabila anda mempunyai lahan yang cukup, tentu luasan kamar tidur dapat di expand sesuai kebutuhan.

Yang harus anda perhatikan sebelum menentukan jumlah kamar adalah menyesuaikan jumlah kamar dengan luas lahan yang tersedia. Pastikan kebutuhan ruang minimal untuk hunian terpenuhi. Jangan sampai hanya untuk mengejar profit, ada ruangan yang dikorbankan atau luasannya tidak sesuai standard sehingga justru mengurangi kenyamanan.

Lalu, lihat kembali siapa target pengguna/penyewa kos-kosan anda. untuk kalangan pekerja ‘well paid‘ berikan fasilitas tambahan berupa akses internet, kamar mandi, serta furnitur pelengkap lainnya.

2) Selasar

Space antar kamar dihubungkan dengan selasar dengan lebar minimal 1,2 meter untuk area sirkulasi. Apabila Anda mempunyai luasan yang lebih longgar bisa dimanfaatkan sebagai ruang komunal.

3) Ruang komunal

Hal ini yang sering dilupakan oleh pemilik kos-kosan. Ruang komunal perannya cukup vital dalam hunian kos-kosan untuk bersantai, berkumpul/berinteraksi dengan penghuni lain. Hal tersebut lebih menyamankan penghuni kos daripada hanya mendekam di kamar apabila merasa jenuh, dan sedang malas keluar. Biasanya set interior yang wajib di ruangan ini adalah tempat duduk (bench, sofa) dan coffee table. Ada baiknya juga disediakan fasilitas TV. Atau mungkin ruang komunal diintegrasikan dengan pantry untuk menciptakan suasana yang lebih hommy.

4) Kamar Mandi

Masih ingat dengan ‘Kalau mau tahu watak seseorang masuklah ke toilet rumahnya. Di situ aslinya seseorang kelihatan.’ Nah, dalam konteks kos-kosan , Kamar mandi mencerminkan watak dan kebiasaan penghuni yang lain. Bisa jadi nanti calon penghuni kos-kosan Anda akan mensurvei situasi kamar mandi kos-kosan Anda untuk mengetahui karakter penghuni yang lain dan kenyamanannya.

Oleh karena itu, ada baiknya layout kamar mandi dirancang sesederhana mungkin dan efisien tetapi tetap apik. Misalnya di kamar mandi hanya ada shower, keran, toilet plus jet washer, dan gantungan secukupnya.

Perbandingan kamar dan kamar mandi luar sebaiknya 1:3. Untuk kamar mandi dalam sebaiknya terdapat celah ventilasi langsung keluar rumah.

5) Area servis

Umumnya hanya pantry dan ruang cuci dan jemur. Jangan lupa untuk memberikan bukaan pada bagian atasnya agar cahaya matahari bisa masuk. Sebaiknya ruangan servis tidak berhubungan langsung dengan area hunian.

6) Pekarangan

Sediakan pekarangan untuk area parkir motor,teras dan taman depan sehingga penghuni masih bisa meletakkan kendaraannya di halaman.

7) Orientasi View

Ini tambahan. Untuk memberikan nilai lebih pada hunian kos-kosan , konfigurasi kamar sebaiknya di orientasikan pada view atau ruang yang menarik. misalnya inercourt dengan taman yang asri atau kolam.

Desain yang representatif akan memberikan nilai tambah pada kos-kosan Anda dan menaikkan harga sewa kamar kos. untuk ide dan inspirasi tentang bisnis kos-kosan kamu bisa menghubungi property145.

baca artikel lainya :

Anda Juga Mungkin Menyukai Beberapa Artikel Ini